Blog

Jarak Pasang Gorden dari Lantai Sebaiknya Berapa

Jarak pasang gorden dari lantai perlu diperhatikan agar tidak mengganggu keindahan ruangan. Gorden sendiri dapat dipasang pada berbagai ketinggian seperti dari bingkai jendela maupun plafon.

Selain itu jarak antara gorden bagian bawah dengan lantai juga menjadi pertimbangan penting. Supaya tidak salah dalam menentukan jarak pemasangan gorden, simak informasi berikut ini.

Tips Jarak Pasang Gorden dari Lantai yang Pas

7 Ide Warna Gorden yang Cocok untuk Dinding Hijau

  1. Perhatikan Gaya Jendela

Apabila jendela yang dibuat tidak sesuai dengan desain interior, maka memasang gorden dari plafon hingga lantai dapat jadi alternatif tepat. Manfaatnya untuk menutupi jendela tersebut pada bagian interior. Namun sebelum dipasang, pastikan ukur gorden secara tepat dan beri jarak 1 cm agar gorden tidak langsung menyentuh lantai.

  1. Tentukan Penempatan

Untuk mempermudah pemasangan, Anda perlu mengukur gorden, menentukan penempatan, serta memperkirakan panjang batang rel. Selain itu tentukan juga apakah gorden akan diletakkan pada bagian luar maupun dalam bingkai jendela. Biasanya pemasangan dilakukan di luar bingkai.

Setelah menentukan posisi, berikutnya adalah memperkirakan panjang batang rel. Umumnya batang rel berukuran sekitar 7,5 – 15 cm melewati bingkai jendela. Sementara untuk penempatannya, diletakkan 15 – 30 cm di bagian atas bingkai jendela.

  1. Perhatikan Tinggi Plafon

Pemasangan gorden dipengaruhi oleh ketinggian plafon. Sebagai contoh untuk jendela dengan ukuran lebih dari 3,6 meter, biasanya jarak pasang gorden dari lantai ideal yaitu pada ketinggian 1, 2 – 1, 8 meter. Atau kira-kira sama dengan jarak antara ruang bagian atas dengan plafon. Menggantung gorden di bagian atas trim mampu menghadirkan visual dinding yang lebih tinggi.

Sementara untuk plafon yang lebih tinggi sekitar 2, 4 meter, Anda dapat menggantungnya di ketinggian 1, 2 – 1,8 meter di atas trim jendela. Namun tidak disarankan untuk jendela yang membentang di dekat plafon yang tinggi.

  1. Ukur Panjang Gorden

Umumnya ada tiga metode ketika mengukur gorden, antara lain, menyapu lantai, di atas ambang, dan di bawah ambang. Apabila ingin gorden menyapu lantai, ukur mulai dari 1 cm di atas lantai agar gorden tidak kotor. Sebagaimana yang sudah disinggung pada poin pertama.

Untuk ambang atas, ukur dari atas bingkai atau batang rel hingga 1 cm di atas batas jendela. Hal tersebut juga berlaku untuk di bawah ambang, ukur dari bingkai bawah setelah itu tambahkan sekitar 15 cm di bawahnya.

Pin On Gorden Minimalis, 53% OFF | www.schule-im-aufbruch.at

Selain itu, yang perlu diperhatikan ketika mengukur gorden adalah jenis bahan yang digunakan. Apabila gorden mempunyai desain tepi yang dekoratif, ukur gorden secara tepat agar gorden tidak menempel tepat pada langit-langit atap. Pastikan juga untuk tidak melipat bahan apalagi sampai membuatnya terlihat berdesakan. Ini akan membuat gorden cepat rusak dan tampilan ruangan menjadi berantakan.

  1. Perhatikan Lebar Gorden

Umumnya gorden memiliki lebar 1, 5 sampai 3 kali dari jendela. Apabila Anda ingin tampilan gorden yang lebih pendek, dapat memilih gorden dengan ukuran 1, 5 kali. Penentuan lebar gorden cukup fleksibel karena dapat disesuaikan dengan kebutuhan ruangan.

Namun yang perlu diperhatikan juga ketika menentukan lebar gorden selain jendela adalah luas ruangan. Hindari menggunakan gorden dengan lebar yang tidak sesuai karena akan membuat ruangan terasa sempit.

Jarak pasang gorden dari lantai perlu diperhatikan agar gorden tidak terlalu kotor karena langsung menyentuh lantai. Ketika memasang gorden, perhatikan juga gaya jendela, jenis material, hingga penempatan untuk menggantung jendela.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Chat WhatsApp