Blog

Kelebihan & Kekurangan Gorden Roller Blind Untuk Rumah Minimalis

Pegawai kantoran tentunya familiar dengan gorden roller blind. Tirai berbentuk seperti gulungan ini sering digunakan untuk menutupi jendela kantor. Yuk, kenali berbagai kelebihan dan kekurangan tipe gorden ini!

Biasanya perkantoran memiliki model jendela yang tertutup tanpa teralis dengan bahan utama kaca.

Jika kaca tidak ditutup, maka bisa membuat ruangan menjadi silau saat siang hari.

Namun membuka dan menutup gorden kantor setiap hari secara manual tentu merepotkan.

Oleh sebab itu, banyak perkantoran yang memilih untuk menggunakan gorden roller blind yang dapat digerakkan menggunakan remote control.

Tak hanya itu, gorden ini juga bisa memberi aksen dekotarif pada ruangan.

Berikut berbagai kelebihan dan kekurangannya yang harus kamu tahu!

Kelebihan Gorden Roller Blind
1. Mencegah Panas dari Luar Ruangan
Gorden roller blind bisa mencegah panas dari luar untuk masuk ke dalam ruangan.

Tak hanya meminimalisir efek panas, gorden ini juga akan membatasi cahaya yang masuk ke ruangan.

Sehingga ruangan akan terasa sedikit lebih redup dan nyaman di siang hari.

Bahkan dengan model roller blind yang horizontal atau blackout, panas matahari sama sekali tidak akan sampai ke dalam ruangan.

2. Menjaga Privasi
Penggunaan roller blind ternyata juga merupakan cara untuk menjaga privasi.

Biasanya gorden ini di pasang pada dinding kaca yang memisahkan antara ruang atasan dan karyawan.

Sata para atasan tengah menerima tamu, mereka bisa menurunkan tirai untuk menjauhkan ruangan dari pandangan karyawan yang penuh rasa ingin tahu.

Namun saat sedang tak ada tamu, tirai bisa dibiarkan terbuka agar pandangan dari ruangan lebih leluasa ke luar.

3. Instalasi yang Mudah
Roller Blind adalah pilihan penutup jendela yang mudah digunakan dan mudah untuk dipasang.

Juga sangat serasi untuk berbagai model interior kantor karena desainnya yang sederhana.

Instalasi roller blind bisa dilakukan oleh jasa interior atau mungkin kamu sendiri.

Caranya mudah, setelah memasang bracket dan ditempelkan ke roller blind maka sambungkan kabel.

Cek apakah remote control sudah terhubung atau belum.

Jika sudah maka lakukan pengecekan dengan menutup dan membuka tirai.

4. Cara Menggunakannya Mudah
Pada dasarnya ada beberapa macam roller blind yang dibedakan sesuai dengan cara penggunaan atau pengoperasiannya.

Misalnya saja:

Sistem rantai: roller blind ini bisa ditutup dan dibuka hanya dengan menarik rantai.

Sistem spring flexy stop: pengoperasiannya dilakukan dengan cara menarik tali atau bandul kecil yang ada di bagian bawah dan tengah roller blind.

Sistem one touch: hanya dengan sentuhan sedikit saja pada roller blind, tirai akan menggulung dengan sendirinya.

 

Chat WhatsApp