Kelebihan dan Kekurangan Lantai Vinyl dan SPC

lantai kayu merupakan salah satu pilihan populer, karena tampilannya yang natural dan hangat, namun lantai kayu seringkali menimbulkan masalah seperti Rayap, keropos terkena air, dan lembab memuai, melengkung, tubuh jamur, perawatan yang sulit, dan juga kurang ramah lingkungan.
![]()
Seiring perkembangan teknologi, terciptalah beberapa material alternatif untuk menggantikan lantai kayu, yang menawarkan solusi atas permasalahan yang sering timbul, lebih mudah untuk di-install, dan harga yang lebih terjangkau.
Yang paling populer masa ini, diantaranya adalah lantai vinyl dan SPC. Mari kita kenali masing-masing dan perbedaan keduanya.
Lantai vinyl, terbuat dari bahan dasar plastik polimer pvc, atau polivinil klorida, susunannya terdiri dari lapisan dasar, lapisan plastik vinyl, lapisan printed motif, dan lapisan pelindung. Kelebihan dari lantai vinyl adalah elastis, dan lunak, sehingga nyaman dipijak, kemudian tentunya tahan air dan tahan rayap, mudah dipasang dan dipotong dan juga mudah dirawat.
Namun kekurangan dari lantai vinyl adalah, lantai yang akan dipasang vinyl harus dipastikan benar-benar rata, karena jika tidak rata sedikit saja, akan terlihat bergelombang dan terasa saat diinjak. Dan umumnya pemasangan dengan menggunakan lem, sehingga pengerjaan akan lebih lama dan juga akan menimbulkan bau saat baru terpasang, serta akan lebih sulit untuk dibongkar.

Walaupun tahan air, namun lantai ini tidak bisa terendam, seperti banjir yang mengakibatkan air masuk dari naik ke bagian bawah vinyl, dan membuat lem terlepas lantai vinyl, juga tidak bisa ditimpa beban berat dalam jangka waktu lama, karena permukaannya akan tertekan masuk, dan juga lantai ini lebih rentan goresan.
Oleh karena itu, setelah pemasangan vinyl, Jika masih ada pengerjaan lainnya, sebaiknya lantai ditutupi lapisan pelindung terlebih dahulu, dan juga hindari memindahkan dengan cara menggeser atau menyeretnya diatas permukaan lantai vinyl, sebaiknya dipindahkan dengan cara diangkat, dan juga lantai vinyl tidak bisa digunakan untuk area outdoor.
Lantai SPC, atau plastik komposit, terbuat dari campuran posisi dan serbuk batu kapur serta material pendukung lainnya, susunannya terdiri dari lapisan dasar, lalu lapisan batuan, lapisan vinil dengan motif, lalu earlier sebagai pelindung. ada SPC yang memiliki under layer Farm pada lapisan dasarnya, Anda yang tidak.
Kelebihan dari lantai SPC adalah, karena cukup tebal SPC bisa diaplikasikan pada permukaan lantai yang kurang rata, sehingga tidak terlalu terasa bergelombang saat diinjak. SPC dengan tebal bisa diaplikasikan di area high traffic, atau yang memiliki furniture berat. lantai ini juga tahan air dan tahan rayap, mudah dipasang dengan sistem klik, tidak memerlukan lem lagi, dan mudah dibongkar dan juga mudah Dipotong juga kuat dan tahan baret. Namun bukan baret karena benda tajam, dan juga mudah dirawat
Kekurangan lantai SPC adalah, sama-sama tidak bisa diaplikasikan outdoor, karena warna akan pudar jika terkena cahaya matahari terus-menerus, namun memungkinkan untuk diletakkan di area semi-autdoor yang tidak terkena sorot matahari secara langsung, dan tidak terkena air hujan secara langsung, kemudian material ini juga lebih kaku, sehingga ada potensi patah, terutama jika tertimpa beban cukup berat.